Bedakan Pemakaian DNS Berdasarkan Subnet User Di Mikrotik


Mungkin agak sedikit bingung dengan judul diatas, jadi penjelasan sederhananya seperti ini: secara otomatis Mikrotik akan memisahkan penggunaan DNS berdasarkan subnet/ipaddress sehingga user dengan subnet A akan menggunakan DNS Nawala dan user dengan subnet B akan menggunakan DNS Google.

Ok, sudah jelas kan …. alasanku tidak menggunakan 1 DNS untuk semua user adalah karena tidak semua user nakal :D dan selain itu ada beberapa situs yang dibutuhkan publisher seperti aku :D tapi diblok oleh Nawala, seperti: dracoola.org dan hidemyass.com yang cukup bermanfaat menurutku.

Langsung aja untuk menjalankan fitur ini bisa menggunakan rule berikut :

/ip firewall NAT
add action=dst-nat chain=dstnat comment="blok dns" disabled=no dst-port=53 \
    protocol=udp src-address-list=!opendns to-addresses=180.131.144.144 \
    to-ports=53
add action=dst-nat chain=dstnat comment="open dns" disabled=no dst-port=53 \
    protocol=udp src-address-list=opendns to-addresses=8.8.8.8 to-ports=53

Jangan lupa buat address list terlebih dahulu, dalam rule yang aku buat aku pakai address list name “opendns”.

Silahkan mencoba dan bereksperimen, kalau ada yang kurang mohon dimaafkan ….. salam

 

 

Share Koneksi Internet Dengan Laptop Tanpa Software


Langsung saja, berikut adalah cara sharing koneksi internet laptop untuk beberapa client seperti handphone android misalnya.

Dengan asumsi sudah tersedia beberapa alat berikut :

  1. laptop
  2. modem dan kartu gsm
  3. perangkat client (android, dll)

Berikut langkah-langkah untuk sharing koneksi internet :

1. Di laptop yang akan kita jadikan hotspot server, buka Command Prompt sebagai administrator dengan cara cari Command Prompt di bagian Accessories > klik kanan pilih Run as Administrator.

Cara Sharing Koneksi Internet Laptop Melalui Wifi

 

 

 

 

 

 

 

2. Pertama-tama kita harus memeriksa apakah wifi di laptop kita bisa digunakan untuk hosted network dengan cara ketik:

netsh wlan show drivers

Cara Sharing Koneksi Internet Laptop Melalui Wifi

 

 

 

 

Perhatikan jika pada bagian “Hosted network supported” tertulis Yes, maka kita dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya, namun jika No maka kita harus mencari driver khusus agar dapat mendukung hosted network.

3. Setelah itu kita setting hosted account dengan perintah:

netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=stopbox key=passwordku keyusage=persistent

ganti stopbox dan passwordku dengan nama jaringan dan password yang Anda inginkan.
Jika berhasil maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah ini:

Cara Sharing Koneksi Internet Laptop Melalui Wifi

 

 

 

 

4. Kemudian jalankan hosted network yang baru saja kita buat dengan perintah:

netsh wlan start hostednetwork

wifi04

 

 

 

 

5. Pada tahap ini kita sudah membuat hosted network, Anda dapat memeriksanya dengan cara buka Control Panel > Network and Sharing Center > Change Adapter Settings, akan muncul network baru dengan nama Wireless Network Connection 2

wifi06

 

 

 

 

 

 

6. Langkah selanjutnya kita akan sharing koneksi internet ke Wireless Network Connection 2, dalam hal ini saya menggunakan koneksi internet Smart. Klik kanan Smart > Properties > Sharing. Pilih koneksi Wireless Network Connection 2 > OK. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:

wifi07

 

 

 

 

 

 

 

Dengan langkah-langkah diatas sharing koneksi laptop melalui wifi sudah berhasil dibuat.

Tambahan :

  • Untuk menghentikan jaringan ini ketikkan perintah:

netsh wlan stop hostednetwork

wifi05

 

 

 

 

 

  • Buat shortcut di desktop untuk menyalakan jaringan baru ini

klik kanan Desktop > New > Shortcut. Isikan perintah seperti di gambar berikut:
Perintah start:

wifi08

 

 

 

 

 

 

 

  • Buat shortcut di desktop untuk mematikan jaringan baru

wifi09

 

 

 

 

 

 

 

sumber : http://stopbox.blogspot.com/2014/01/cara-sharing-koneksi-internet-laptop.html

Ok, segitu dulu tutorialnya semoga bermanfaat …….

Optimasi PHP APC (Alternate PHP Cache)


Pada artikelku tentang Mudahnya Install Linux, Apache, MySql, PHP dan WordPress Dengan Tuxlite sudah ditulis sedikit mengenai cara konfigurasi APC secara singkat.

Namun, manusia selalu saja tidak puas dengan hasil yang ada akhirnya mencoba mencari tahu dan sambil trial and error sampai akhirnya menemukan konfigurasi yang pas.

Nah, pada konfigurasi yang lalu tidak ada yang salah hanya perlu sedikit perubahan pada beberapa variabel saja, untuk lebih jelasnya silahkan lihat petunjuk berikut.

Permasalahan pada konfigurasi terdahulu adalah pada pemakaian Disk I/O yang terlalu tinggi, salah satunya adalah ditandai dengan munculnya [flush-8:0].

Untuk mengurangi Disk I/O yang terlalu tinggi maka ikuti langkah berikut :

Pindahkan apc.shm_size ke tmpfs 

mkdir /tmp/apc

Edit file /etc/fstab

vi /etc/fstab

tambahkan baris berikut :

tmpfs /tmp/apc tmpfs size=256M 0 0

Kemudian mount partisi tersebut

mount /tmp/apc

Dengan mengalokasikan sebanyak 256M dari RAM untuk konfigurasi APC maka Disk I/O tidak akan terlalu tinggi lagi. Sekarang tinggal diimplementasikan dalam konfigurasi APC pada file php.ini yaitu pada variable apc.mmap_file_mask=/tmp/apc/apc.XXXXXX

[APC]
extension=apc.so
apc.enabled=1
apc.shm_segments=1

;32M per WordPress install
apc.shm_size=256M

;Relative to the number of cached files (you may need to watch your stats for a day or two to find out a good number)
apc.num_files_hint=7000

;Relative to the size of WordPress
apc.user_entries_hint=4096

;The number of seconds a cache entry is allowed to idle in a slot before APC dumps the cache
apc.ttl=3600
apc.user_ttl=7200
apc.gc_ttl=3600

;Setting this to 0 will give you the best performance, as APC will
;not have to check the IO for changes. However, you must clear 
;the APC cache to recompile already cached files. If you are still
;developing, updating your site daily in WP-ADMIN, and running W3TC
;set this to 1
apc.stat=0

;This MUST be 0, WP can have errors otherwise!
apc.include_once_override=0

;Only set to 1 while debugging
apc.enable_cli=0

;Allow 2 seconds after a file is created before it is cached to prevent users from seeing half-written/weird pages
apc.file_update_protection=2

;Leave at 2M or lower. WordPress does't have any file sizes close to 2M
apc.max_file_size=1M

;Ignore files
;apc.filters = "/var/www/apc.php"

apc.cache_by_default=1
apc.use_request_time=1
apc.slam_defense=0
apc.mmap_file_mask=/tmp/apc/apc.XXXXXX
apc.stat_ctime=0
apc.canonicalize=1
apc.write_lock=1
apc.report_autofilter=0
apc.rfc1867=0
apc.rfc1867_prefix =upload_
apc.rfc1867_name=APC_UPLOAD_PROGRESS
apc.rfc1867_freq=0
apc.rfc1867_ttl=3600
apc.lazy_classes=0
apc.lazy_functions=0

Kemudian jangan lupa mengubah konfigurasi pada file apc.ini, kalau aku menggunakan php-fpm jadi filenya berbeda begitu juga dengan pathnya yaitu di /etc/php/fpm/conf.d/20-apc.ini

extension = apc.so
apc.enabled=1
apc.shm_segments=1
apc.shm_size=256M
## PHP file cache 1 hour ##
apc.ttl=3600
## User cache 2 hour ##
apc.user_ttl=7200
## Garbage collection 1 hour ##
apc.gc_ttl=3600
apc.max_file_size=1M
apc.stat=0

Setelah selesai silahkan restart service, kalau menggunakan php-fpm dapat menggunakan

service php5-fpm restart

Perlu diingat sesuaikan alokasi memory untuk APC dengan RAM yang digunakan dalam VPS, jangan sampai overload.

OK, segitu dulu dan selamat mencoba ….. kalau ada yang kurang mohon dimaafkan. :)

 

 

Debian Source.list Repository


Instruction

1. copy this configuration to /etc/apt/sources.list

2. choose only one from the options, depend on your location and server availability

3. commented not used options

 

Configuration source

# do not change

deb http://security.debian.org/ wheezy/updates main

deb-src http://security.debian.org/ wheezy/updates main

 

# option 1

deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy main

deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy main

deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy-updates main

deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy-updates main

 

# option 2

#deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy main

#deb-src http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy main

#deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy-updates main

#deb-src http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy-updates main

 

# option 3

#deb http://kebo.pens.ac.id/debian/ wheezy main

#deb-src http://kebo.pens.ac.id/debian/ wheezy main

#deb http://kebo.pens.ac.id/debian/ wheezy-updates main

#deb-src http://kebo.pens.ac.id/debian/ wheezy-updates main

 

# option 4

#deb http://suro.ubaya.ac.id/debian/ wheezy main

#deb-src http://suro.ubaya.ac.id/debian/ wheezy main

#deb http://suro.ubaya.ac.id/debian/ wheezy-updates main

#deb-src http://suro.ubaya.ac.id/debian/ wheezy-updates main

 

# option alternate

#deb http://http.debian.net/debian wheezy main

#deb-src http://http.debian.net/debian wheezy main

#deb http://http.debian.net/debian wheezy-updates main

#deb-src http://http.debian.net/debian wheezy-updates main

 

# Debian 7 (flash player adobe)

#deb http://ftp.de.debian.org/debian wheezy main contrib

 

# Non Free Repository

deb http://ftp.de.debian.org/debian wheezy main non-free

 

1. Security Updates

# /etc/apt/sources.list :
deb http://security.debian.org/ wheezy/updates main contrib non-free
deb-src http://security.debian.org/ wheezy/updates main contrib non-free

2. Australia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.au.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.au.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

 

3. Austria Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.at.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.at.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

4. Belarus Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.by.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.by.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

5. Belgium Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.be.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.be.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

6. Bosnia and Herzegovina Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ba.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ba.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

7. Brazil Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.br.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.br.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

8. Bulgaria Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.bg.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.bg.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

9. Canada Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ca.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ca.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

10. Chile Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.cl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.cl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

11. Croatia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.hr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.hr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

12. Czech Republic Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.cz.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.cz.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

13. Denmark Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.dk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.dk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

14. Estonia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ee.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ee.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

15. Finland Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.fi.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.fi.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

16. France Mirror 1

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.fr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.fr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

17. France Mirror 2

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp2.fr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp2.fr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

18. Germany Mirror 1

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.de.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.de.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

19. Germany Mirror 2

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp2.de.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp2.de.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

20. Great Britain Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.uk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.uk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

21. Greece Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.gr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.gr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

22. Hong Kong Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.hk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.hk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

23. Hungary Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.hu.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.hu.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

24. Iceland Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.is.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.is.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

25. Ireland Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ie.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ie.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

26. Italy Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.it.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.it.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

27. Japan Mirror 1

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.jp.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.jp.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

28. Japan Mirror 2

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp2.jp.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp2.jp.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

29. Korea Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.kr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.kr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

30. Lithuania Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.lt.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.lt.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

31. Mexico Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.mx.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.mx.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

32. Netherlands Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.nl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.nl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

33. New Caledonia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.nc.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.nc.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

34. New Zealand Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.nz.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.nz.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

35. Norway Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.no.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.no.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

36. Poland Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.pl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.pl.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

37. Portugal Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.pt.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.pt.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

38. Romania Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ro.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ro.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

39. Russia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ru.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ru.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

40. Slovakia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.sk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.sk.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

41. Slovenia Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.si.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.si.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

42. Spain Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.es.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.es.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

43. Sweden Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.se.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.se.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

44. Switzerland Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ch.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ch.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

45. Taiwan Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.tw.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.tw.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

46. Thailand Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.th.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.th.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

47. Turkey Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.tr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.tr.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

48. Ukraine Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.ua.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.ua.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

49. United States Mirror

# /etc/apt/sources.list :
deb http://ftp.us.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free
deb-src http://ftp.us.debian.org/debian/ wheezy main contrib non-free

Architecture:
alpha amd64 arm armel hppa hurd-i386 i386 ia64 kfreebsd-amd64 kfreebsd-i386 mips mipsel powerpc s390 sparc

Optimasi MySql Database Pada Small VPS


mysqlOptimasi selalu menjadi topik hangat bagi para admin server terutama server/VPS dengan resource yang terbatas.

Untuk melihat cara optimasi server menggunakan Nginx, php-fpm, varnish dan APC (Alternative PHP Cache) bisa dilihat pada artikelku yang berjudul Mudahnya Install Linux, Apache, MySql, PHP dan WordPress Dengan Tuxlite.

Kali ini yang dibahas adalah optimasi Database MySql, karena load MySql jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pengelola database lain seperti MariaDB atau Percona.

Untuk optimasi database MySql cukup mudah yaitu dengan menggunakan aplikasi MySqlTuner.pl. Aplikasinya dapat didownload di GitHub atau di MySqlTuner.

Jika sudah didownload ubah permission file supaya dapat dieksekusi dan langsung jalankan dengan perintah :

chmod +x mysqltuner.pl
./mysqltuner.pl

Setelah dijalankan maka akan muncul pesan seperti berikut :

server1:~# ./mysqltuner.pl

 >>  MySQLTuner 0.9.8 - Major Hayden <major@mhtx.net>
 >>  Bug reports, feature requests, and downloads at http://mysqltuner.com/
 >>  Run with '--help' for additional options and output filtering
Please enter your MySQL administrative login: <-- root
Please enter your MySQL administrative password: <-- yourrootsqlpassword

-------- General Statistics --------------------------------------------------
[--] Skipped version check for MySQLTuner script
[!!] Your MySQL version 4.1.11-Debian_etch1-log is EOL software!  Upgrade soon!
[OK] Operating on 32-bit architecture with less than 2GB RAM

-------- Storage Engine Statistics -------------------------------------------
[--] Status: +Archive -BDB -Federated +InnoDB +ISAM -NDBCluster
[--] Data in MyISAM tables: 301M (Tables: 2074)
[--] Data in HEAP tables: 379K (Tables: 9)
[!!] InnoDB is enabled but isn't being used
[!!] ISAM is enabled but isn't being used
[!!] Total fragmented tables: 215

-------- Performance Metrics -------------------------------------------------
[--] Up for: 12d 18h 33m 30s (1B q [1K qps], 185K conn, TX: 3B, RX: 377M)
[--] Reads / Writes: 78% / 22%
[--] Total buffers: 2.6M per thread and 58.0M global
[OK] Maximum possible memory usage: 320.5M (20% of installed RAM)
[OK] Slow queries: 0% (17/1B)
[OK] Highest usage of available connections: 32% (32/100)
[OK] Key buffer size / total MyISAM indexes: 16.0M/72.3M
[OK] Key buffer hit rate: 99.9%
[OK] Query cache efficiency: 99.9%
[!!] Query cache prunes per day: 47549
[OK] Sorts requiring temporary tables: 0%
[!!] Temporary tables created on disk: 28%
[OK] Thread cache hit rate: 99%
[!!] Table cache hit rate: 0%
[OK] Open file limit used: 12%
[OK] Table locks acquired immediately: 99%
[!!] Connections aborted: 20%

-------- Recommendations -----------------------------------------------------
General recommendations:
    Add skip-innodb to MySQL configuration to disable InnoDB
    Add skip-isam to MySQL configuration to disable ISAM
    Run OPTIMIZE TABLE to defragment tables for better performance
    Enable the slow query log to troubleshoot bad queries
    When making adjustments, make tmp_table_size/max_heap_table_size equal
    Reduce your SELECT DISTINCT queries without LIMIT clauses
    Increase table_cache gradually to avoid file descriptor limits
    Your applications are not closing MySQL connections properly
Variables to adjust:
    query_cache_size (> 16M)
    tmp_table_size (> 32M)
    max_heap_table_size (> 16M)
    table_cache (> 64)

Perhatikan teks yang diberi warna merah, variabel-variabel tersebut yang harus diubah dan disesuaikan melalui file my.cnf.

Atau jika ingin lebih simple, ubah dan sesuaikan variabel pada my.cnf Anda dengan variabel dibawah ini :

key_buffer_size = 16K
max_allowed_packet = 1M
max_connections = 50
table_open_cache = 4
sort_buffer_size = 64K
read_buffer_size = 256K
read_rnd_buffer_size = 256K
net_buffer_length = 2K
thread_stack = 128K
server-id = 1

[mysqldump]
quick
max_allowed_packet = 16M

[mysql]
no-auto-rehash
# Remove the next comment character if you are not familiar with SQL
#safe-updates

[myisamchk]
key_buffer_size = 8M
sort_buffer_size = 8M

[mysqlhotcopy]
interactive-timeout

Setelah melakukan perubahan pada file my.cnf langsung lakukan restart pada service MySql atau perubahan tidak akan aktif.

/etc/init.d/mysql restart

Jika sudah, coba cek dan bandingkan penggunaan memory MySql pada server sebelum dan sesudah perubahan dengan perintah :

top

atau

htop

Selamat mencoba dan mohon maaf apabila ada kekurangan …..

sumber : github MySqltuner + Google

 

 

 

 

Instal Panel VPS Dengan Webuzo


webuzo_logoWebuzo adalah kontrol panel web hosting tunggal yang dapat Anda gunakan untuk dijadikan host website Anda. Webuzo sangat mudah digunakan dan mempunyai interface yang mudah dipahami dan menarik. Webuzo dapat dijadikan alternatif selain cPanel/WHM untuk kontrol panel hosting Anda. Namun webuzo hanya dapat membuat 1 user kontrol panel, sehingga hanya dapat digunakan untuk pribadi. Tutorial kali ini akan membahasa tentang Cara Mennginstall webuzo di VPS.

Persyaratan

  • Newly installed CentOS 5.x / 6.x
  • RAM – Minimum 512 MB (Recommended 1GB for best performance)
  • Disk Space – Minimum 5GB (Recommended 10GB for best performance)

Instalasi

  1. Buka akses SSH ke VPS Anda (Misalnya menggunakan Putty).
  2. Jalankan perintah berikut.
    yum install wget
    wget -N http://files.webuzo.com/install.sh
    chmod 0755 install.sh
    ./install.sh

    Instalasi akan dimulai segera. Ini mungkin tampak bahwa instalasi telah berhenti, jika kecepatan jaringan Anda lambat, tapi biarkan saja terus. Anda akan melihat tampilan seperti berikut.

Install-webuzo

  1. Catatan : Sebuah file log dari proses instalasi akan dibuat – /root/webuzo-install.log
  2. Jika penginstallan telah selesai, Anda harus melakukan penginstallan awal webuzonya.initial-setup-webuzoAccount Information 
    Anda akan perlu untuk memasukkan Username, Alamat Email dan Password, dll untuk mengkonfigurasi awalnya Webuzo.
    Domain and Nameservers
    Masukkan Nama Domain valid mengatakan example.com.
    Anda akan perlu menunjukkan nameserver Anda ke server IP di mana Anda menginstal Webuzo. Webuzo akan meminta Anda untuk Nameserver Primer (misalnya ns1.example.com) dan Nameserver Sekunder (misalnya ns2.example.com).

    Use IP as Domain
    Jika Anda tidak memiliki domain yang valid maka Anda dapat menggunakan server IP Anda sebagai nama host. Webuzo juga akan menyarankan Anda yang IP dari server Anda. Dalam hal ini, Anda dapat memasukkan NameServer palsu dan nama server primer dan sekunder Anda.
    Submit the details
    Setelah Anda telah mengisi semua detail silahkan mengirimkan formulir.
    Webuzo akan mulai mengkonfigurasi server segera. Ini mungkin memakan waktu 3-4 menit tergantung pada kecepatan server Anda.Install2-webuzo

     

  3. Anda akan melihat tampilan seperti gambar berikut jika setup sudah selesai.Install3-webuzo

Login

Admin Panel
Untuk login ke panel Admin webuzo Anda, Anda bisa menggunakan link berikut.

https://Your-IP:2005/

atau

http://Your-IP:2004/

Enduser Panel
Untuk login ke panel Enduser webuzo Anda, Anda bisa menggunakan link berikut.

https://Your-IP:2003/

atau

http://Your-IP:2002/

Username dan password akan sama seperti yang Anda masukkan pada langkah 3.

Install4-webuzo

Install ZPanel Manajemen VPS


OK, sekarang aku mau mencoba mengupas cara instalasi ZPanel ke dalam VPS. Kenapa menggunakan ZPanel, ya karena gratisan :D . Baca juga Mudahnya Install Linux, Apache, MySql, PHP dan WordPress Dengan Tuxlite.

Kalau Anda kesulitan setting VPS silahkan gunakan Jasa Install / Manage VPS Murah

Sebelum melakukan proses instalasi ZPanel, aku asumsikan Anda sudah memiliki VPS setidaknya di Digitalocean karena selain murah juga berkualitas. Kemudian supaya maksimal performanya aku sarankan menggunakan OS Ubuntu 12.04.

Ok, langsung dimulai saja …. berikut langkah-langkahnya :

1. Download script auto installer ZPanel ke dalam server

bash <(curl -Ss https://raw.github.com/zpanel/installers/master/install/Ubuntu-12_04/10_1_1.sh)

Jika gagal menggunakan Curl dapat langsung di download dengan menggunakan perintah,

wget https://raw.github.com/zpanel/installers/master/install/Ubuntu-12_04/10_1_1.sh

Setelah script berhasil didownload beri permission supaya bisa dieksekusi

chmod +x /path/to/script/10_1_1.sh

Kemudian langsung saja dijalankan script tersebut dan ikuti langkah-langkahnya

Detail user dan password bisa dilihat pada folder

/root/password.txt

zpanel-3

2. Akses dengan menggunakan browser dan ketikkan alamat webserver

zpanel-4

Sampai pada langkah terakhir ini ZPanel sudah bisa digunakan.

Supaya akses website lebih cepat bisa ditambahkan Varnish Web Accelerator yang dikombinasikan dengan ZPanel.

1. Masuk ke server melalui SSH

2. Download Varnish Repo untuk Ubuntu

curl http://repo.varnish-cache.org/debian/GPG-key.txt | sudoapt-key add -

hasilnya seperti berikut :

varnish-add-repo

Edit “source / list ” dengan perintah

nano /etc/apt/sources.list

kemudian tambahkan baris berikut ini

deb http://repo.varnish-cache.org/ubuntu/ lucid varnish-3.0

3. Langkah-langkah Install Varnish

Update database repo ubuntu

apt-get update

Install Varnish

apt-get install varnish

4. Setup Varnish

Edit konfigurasi varnish

nano /etc/default/varnish

Ubah port “6081” menjadi “80”

DAEMON_OPTS="-a :6081 \
             -T localhost:6082 \
             -f /etc/varnish/default.vcl \
             -S /etc/varnish/secret
             -s malloc,256m"

menjadi,

DAEMON_OPTS="-a :80 \
             -T localhost:6082 \
             -f /etc/varnish/default.vcl \
             -S /etc/varnish/secret
             -s malloc,256m"

Kemudian edit file default.vcl

nano /etc/varnish/default.vcl

Ubah dan sesuaikan port

backend default {
    .host = "127.0.0.1";
    .port = "8080";
}

5. Jangan lupa untuk menyesuaikan Apache dengan konfigurasi port pada Varnish diatas.

Edit file ports.conf

nano /etc/apache2/ports.conf

kemudian ubah baris kode berikut

 NameVirtualHost *:80
 Listen 80

menjadi,

 NameVirtualHost *:8080
 Listen 127.0.0.1:8080

6. Setelah Apache selesai dikonfigurasi kemudian saatnya mengubah port pada ZPanel

Masuk ke menu: Server Admin > Module Admin > Apache Config

varnishzpanel1

varnishzpanel2

 

Kemudian simpan dengan menekan tombol ” Save Change “

7. Setelah selesai selanjutnya adalah merestart service httpd dan varnish

/etc/init.d/apache2 restart
/etc/init.d/varnish restart

Sampai disini maka instalasi ZPanel pada OS Ubuntu 12.04 dan Varnish sudah selesai …..

Supaya user dapat melakukan instalasi CMS melalui ZPanel, maka perlu diinstall module Zantasticox. Berikut langkah2nya :

zppy repo add zpxm.mach-hosting.com/repo [ENTER]
zppy update [ENTER]
zppy install zantasticox [ENTER] (tanpa .zpp)

Kelemahan dalam menggunakan Zantastico ini adalah database harus dibuat terlebih dahulu dan diinput secara manual ke dalam proses instalasi CMS.

Dan untuk ZPanel sendiri harus merubah permission untuk user dan group pada setiap penambahan domain pada folder /var/zpanel/hostdata/zadmin/public_html/

chown www-data:ftpgroup -R /var/zpanel/hostdata/zadmin/public_html/domain_baru

Ok, semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat ….. kalau ada kekurangan mohon dimaafkan. Salam